Source: http://amronbadriza.blogspot.com/2012/10/cara-membuat-anti-copy-paste-di-blog.html#ixzz2AEpkYubF DPR Desak Berikan Suaka Politik Bagi Pengungsi Rohingya ~ Media Tambelan | Pulau Tambelan | Seputar Pulau Tambelan Kab Bintan Provinsi Kepulauan Riau

Komentar

Kamis, 26 Juli 2012

DPR Desak Berikan Suaka Politik Bagi Pengungsi Rohingya

DPR Desak Berikan Suaka Politik Bagi Pengungsi Rohingya

DENGAR KELUHAN - Anggota DPR RI, Herlini Amran (berjilbab dan berkacamata) mendengarkan keluhan para pengungsi Rohingya di Rudemin Tanjungpinang, Rabu (25/7). ASPANEL/HALUAN KEPRI
TANJUNGPINANG- Anggota DPR RI Herlini Amran mendesak Presiden SBY untuk segera membebaskan dan memberikan suaka politik terhadap pengungsi Etnis Muslim Rohingya di Indonesia yang nasibnya terlunta- lunta selama ini. 
Hal itu disampaikan dalam kunjungannya ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Tanjungpinang, Rabu (25/7) kemaren.

“Pemerintah harus reaktif dan peduli terhadap pengungsi Rohingya yang nasibnya terlunta-lunta di Indonesia. Mereka lari dari negaranya untuk mencari kebebasan ke negara lain seperti Indonesia, tetapi yang didapat justru ketidakjelasan nasib di tempat penampungan imigrasi Indonesia,” kata Herlini.

Menurut legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, penderitaan muslim Rohingya asal Myanmar ini harus segara mendapat perhatian serius dari Presiden SBY. Presiden mesti segera mendorong  Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan seluruh pemimpin dunia untuk mendesak Myanmar menghentikan kebiadaban ini. Serta membawa kasus pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia dan kejahatan kepada kemanusiaan ke Mahkamah Internasional.

Herlini ketika mengunjungi pengungsi Rohingya juga memberikan penguatan dan motivasi kepada pengungsi untuk terus dapat tabah, sabar dan banyak berdo'a di bulan Ramadhan yang suci ini. Herlini juga memberikan bantuan Alquran kepada pada pengungsi sebagai sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Disampaikan, dalam kunjungan ke Rudenim Tanjungpiang mendapati 82 orang pengungsi asal Rohingya, 13 diantaranya anak-anak, dan yang paling kecil  bahkan ada yang masih berumur 9 tahun. Yang lainnya tersebar di 13 tempat lain di Indonesia.

"Salah satu pengungsi itu mengatakan ke saya, mereka lari dari Negara Myanmar untuk mencari suaka politik di negara lain untuk mendapatkan kedamain dan kebebasan,” ucapnya anggota DPR asal Kepri ini.

Herlini juga berharap, pemerintah pro aktif memberikan suaka politik kepada muslim Rohingya yang lari dari negaranya. Karena hampir 20 tahun, mereka hidup dalam teror dan penindasan di negaranya. (nel
)
sumber berita : http://haluankepri.com/news/tanjungpinang.html

0 komentar:

Posting Komentar

Tanjungpinang

Batam Pos » Batam