Source: http://amronbadriza.blogspot.com/2012/10/cara-membuat-anti-copy-paste-di-blog.html#ixzz2AEpkYubF Media Tambelan | Pulau Tambelan | Seputar Pulau Tambelan Kab Bintan Provinsi Kepulauan Riau: Batam

Media Tambelan

Makam Sultan Abdullah Muaiyatsyah di Pulau Tambelan

Media Tambelan

Pemandangan Salah satu Pulau di Tambelan

Media Tambelan

Media Informasi seputar Tambelan

Media Tambelan

Media Informasi seputar Tambelan

Media Tambelan

Masjid Raya Tambelan Zaman Dulu

Komentar

Tampilkan postingan dengan label Batam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Batam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Juli 2012

Jaringan Pencurian Mobil Diungkap

Jaringan Pencurian Mobil Diungkap

BEKUK PENCURI - Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Boy Herlambang (kiri) menunjukan barang bukti BPKB dan plat nomor serta tiga pelaku pencurian mobil yang berhasil ditangkap jajarannya, Kamis (26/7). Dari para pelaku polisi juga mengamankan 2 unit mobil hasil kejahatan. CECEP/HALUAN KEPRI
Mantan Polisi Jadi Otak 

BATAM (HK)-- Polsek Lubuk Baja mengungkap sindikat pencurian mobil ketika akan menjual hasil curiannya di jembatan III Barelang, Rabu (25/7) sekitar pukul 20.30 WIB. Tiga tersangka diciduk yakni Hermansyah (31), mantan polisi yang pecat dari kesatuan dan kedua rekannya Robby (30) dan Jimmy (27).
"Satu diantara tiga tersangka, yakni Hermansyah merupakan mantan polisi yang dipecat karena kasus narkoba," ujar Kapolsek Lubukbaja, Kompol Boy Herlambang.

Dalam aksinya, sindikat ini mencuri dua unit mobil, masing-masing Mitzubishi Kuda warna merah BP BP 1896 GY dan Mitsubishi Storm merah BP 8104 ZE di daerah Nagoya dan Windsor.
Aksi pencurian pertama di parkiran Siga Studio Photo Nagoya, milik korban Vera, jaringan ini mengambil Mitsubishi Kuda warna merah dengan BP 1896 GY, Minggu (23/7) sekitar pukul 22.00 WIB.

"Pencurian kedua, sindikat mengambil satu unit Mitsubishi Storm merah BP 8104 ZE di parkiran Rusun Windsor Phase, Rabu (25/7) sekitar pukul 7.00 WIB milik Sutopo, karyawan PT Marcopolo Shipyard," ungkapnya.

Kasus ini berhasil diungkap, lanjut Boy, setelah mendapatkan laporan dari para korban. Polisi langsung menyebar anggota mencari keberadaan pelaku. Dari informasi salah satu anggota TNI diketahui ada sindikat yang akan menjual dua unit mobil.

"Mendapat laporan dari anggota Yonif 134/TS, kami langsung bergerak menangkap pelaku dengan memancing mereka dengan berpura-pura menjadi pembeli," kata Boy.

Masing-masing mobil curian tersebut, kata Boy, akan dijual oleh pelaku dengan harga Rp10 juta per unitnya. Namun naas, pelaku salah orang dalam menjual hasil curiannya, karena ternyata calon pembelinya merupakan anggota dari Yonif 134/TS besok.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka Hermansyah dan Roby bertugas sebagai pemetik, sementara tersangka Jimy bertugas sebagai tim pengawas yang memantau kondisi sekitar.

Atas perbuatannya tersangka harus mendekam di ruang tahanan Mapolsekta Lubuk Baja, dan terancam hukuman penjara 12 tahun sebagaimana diatur dalam pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (Curat) Jo pasal 64 KUHP. (ays).

Rabu, 25 Juli 2012

Anas dan Nizar Tak Berkorelasi

Anas dan Nizar Tak Berkorelasi


Tanggapi Kegalauan Hamzah

BATAM - Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Kepri, Surya Makmur Nasution angkat bicara menanggapi penilaian kader Partai Demokrat kalau Anas bisa menghalangi kemenangan Husnizar Hood dalam Pemilihan Walikota (Pilwako) Tanjungpinang. Ia menilai sosok Ketua Umum PD, Anas Urbaningrum yang disebut-sebut citranya tengah terpuruk bisa berdampak pada peluang Calon Walikota Tanjungpinang usungan PD, Husnizar Hood untuk menang, sama sekali tidak ada korelasinya.
Oleh R. Ghafur, Liputan Batam 

"Dalam konteks Pemilihan Walikota Tanjungpinang, menurut hemat saya tentulah figur Saudara Nizar yang lebih menonjol. Masyarakat menilainya figur Saudara Nizar, bukan yang lain," ungkap Surya, Rabu (25/7) di balik telepon.

Sebelumnya salah seorang kader Partai Demokrat, Hamzah Idris mengaku galau dengan kondisi PD yang kian terpuruk karena citra Ketua Umum PD, Anas Urbaningrum. Citra Anas dinilai terus merosot oleh kasus dugaan keteribatan dalam kasus proyek perkampungan atilit di Hambalang.

Hamzah ketika itu mencontohkan kalau Pemilihan Gubernur DKI jadi fakta terkini dari lunturnya kepercayaan masyarakat terhadap PD. Ia pun mengkhawatirkan peristiwa ini terjadi di Pilwako Tanjungpinang.

Dikatakan Surya, Cawako Husnizar merupakan figur potensial untuk memimpin Tanjungpinang. Husnizar menurut Surya, sosok yang sangat dikenal oleh masyarakat Tanjungpinang. Termasuk kiprah dan pemikirannya selama ini dalam kerangka membangun Kota Gurindam ini.

Ini juga sambung Surya, menjadi pertimbangan Partai Demokrat untuk mengusung Husnizar sebagai cawako usungan PD.

"Jadi saya pikir anggapan Saudara Hamzah itu keliru," tegas Surya.

Terkait dengan opini terhadap Anas, menurut Surya, sampai saat ini KPK hanya memanggilnya sebatas saksi, bukan tersangka. Oleh karena itu, Surya mengajak, kader PD untuk tidak terjebak oleh opini yang berupaya mendegradasi citra Ketua Umum PD, Anas Urbaningrum.

"Sebenarnya ini upaya orang-orang yang tidak menginginkan Anas tampil bersinar. Karena saat ini, Anas merupakan sosok kaum muda potensial yang punya prospek ke depan jadi pemimpin bangsa," kata Surya.

Atas dasar itu jugalah, Surya mengajak dan mengimbau kepada seluruh kader dan simpatisan PD untuk merapatkan barisan dalam menghadapi situasi seperti ini. Katanya, Anas sendiri dalam Bulan Ramadhan ini terus turun ke berbagai daerah melakukan konsolidasi partai.

Surya pun menilai, upaya pihak-pihak tertentu yang menginginkan citra Ketua Umum PD melorot sebenarnya bisa ditangkap dengan cermat oleh masyarakat. Karena saat ini masyarakat sudah pintar dan cerdas.

Tanjungpinang

Batam Pos » Batam